July 4, 2017 mimom 7Comment

It will be a long blog post. I tell you. Akan ada beberapa kalimat sinisme bahkan sarkasme mungkin nantinya. Ya maap, hamba manusia biasa yang tak luput dari keinginan untuk meletup kesal. Butuh waktu satu tahun untuk berani bergerak menulis postingan dan berkata, aku ibu dua orang anak dan salah satu anakku terlambat bicara. Sebesar itukah berat bebannya? mungkin terdengar lebay, tapi honestly itulah yang aku rasain. Aku, yang berprofesi sebagai dokter umum, awalnya merasa sangat gagal. Gimana ceritanya, anak aku, anak kedua terlambat bicara. Kakaknya baik baik saja, malah sangat cerewet dan kritis untuk anak seusianya. Aku menyusui dia…